• Jam Buka Toko: 09.00 s/d 17.00
  • Status Order
  • Tlp: 082321440669
  • SMS/WA: 082321440669
  • indigodenim.bdg@gmail.com
Terpopuler:

08 Rayon : Karakteristik dan kegunaan

23 September 2019 - Kategori Blog

Dalam industri tekstil dan konveksi, bahan rayon atau yang sering disebut juga dengan kain rayon ini merupakan salah satu jenis kain yang bahan dasarnya berupa serat hasil dari regenerasi selulosa. Selulosa ini berasal dari dinding sel tumbuhan, dan ada juga yang berasal dari katun serta pulp kayu yang dilarutkan. Bahan rayon ini tidak bisa kita golongkan sebagai serat alami atau serat sintetis sepenuhnya, karena istilah yang lebih cocok digunakan untuk menyebutnya adalah serat semisintesis yang juga dikenal sebagai serat selulosa yang diregenerasi.

 

Bahan ini dikembangkan di Perancis pada tahun 1884 oleh seorang ilmuwan bernama Hilaire de Chardonnet. Pengembangan ini diaksudkan untuk mencari alternativ bahan pengganti sutera yang mahal. Maka jadilah pada saat itu, bahan ini disebut sebagai ‘sutra buatan’ sampai pada tahun 1924, ketika namanya diubah menjadi rayon untuk menggambarkan sifat-sifat metalik atau kain yang berkilau karena mencerminkan sinar matahari (ray-on atau rays of ight).

Pada dasarnya ada dua kategori bahan kain jika dilihat dari proses pembuatannya, yaitu bahan serat alami dan bahan serat buatan atau sintesis. Untuk bahan dari serat alami dibuat dari bahan yang ada pada tumbuhan atau binatang, dan sebagai contohnya adalah kain katun dari bahan kapas, kain wool dari bulu domba dan kain sutera dari kepompong uat sutera. Sedangkan serat buatan atau sintetis, semata-mata dibuat dari proses senyawa kimia.

Untuk bahan rayon termasuk dalam kategori bahan serat sintesis, namun asal mulanya adalah dari serat alam berupa selulosa pulp kayu. Setelah melalui proses kimia yang panjang akhirnya dihasilkan bahan rayon ini. Serat yang jadi bahan untuk benang kain rayon berasal dari polimer organik, ada regenerasi proses kimiawi dalam pembuatannya, sehingga serat rayon tidak bisa digolongkan sebagai serat sintesis atau  serat  alami. Maka nama baru disematkan pada rayon, yaitu serat semi sintesis. Sedangan bahan kayu yang banyak digunakan sebagai dasar  pembuatan bahan rayon ini adalah kayu pinus, cemara dan hemlock.

 

Rayon banyak digunakan dalam berbagai aplikasi tekstil, termasuk kemeja dan rok, dan muncul baik dalam bentuk tenun dan rajutan. Kain Rayon sering dianggap sebagai kain yang murah dan tidak nyaman karena sering digunakan dalam pakaian murah. Namun, rayon adalah alternatif, sangat baik untuk mengalungkan sutra dan sering digunakan dalam gaun malam dan pakaian mengalir lainnya.

Pembuatan rayon dimulai dengan selulosa, yang biasanya diekstrak dari pulp kayu, meskipun materi tanaman dengan rantai molekul yang panjang sangat cocok. Selulosa direndam dalam soda kaustik, yang berkonsentrasi dengan beberapa selulosa menjadi selulosa soda, yang kemudian digulung atau ditekan untuk menghilangkan larutan soda berlebih. Setelah ditekan, selulosa tersebut diparut menjadi zat yang disebut crumb putih.

Crumb putih yang diperbolehkan beroksidasi, membentuk rantai molekul pendek, dan direaksikan dengan karbon disulfida. Selulosa soda bereaksi dengan zat ini, membentuk crumb kuning karena senyawa anorganik yang muncul selama proses kimia. Crumb kuning Ini dilarutkan dalam larutan kaustik, yang merenggangkan ikatan hidrogen di selulosa, menghasilkan zat yang sangat kental. Zat ini memberikan nama menjadi proses manufaktur, yang disebut proses viscose.

Cairan kental ini disimpan lama, kemudian disaring untuk menghilangkan kotoran. Kantong udara kecil dipaksa keluar untuk memastikan kain kuat, bahkan serat, di campuran bahkan dipaksa melalui pemintal, yang membentuk banyak bahkan helai benang halus, lalu masuk solusi pengaturan untuk membentuk filamen selulosa: yang juga disebut rayon. Rayon kemudian ditarik dengan kuat, lalu di obligasi, dicuci, dan kemudian dibentuk menjadi kain rayon.

 

Ada bebarapa jenis bahan Rayon yang umum digunakan saat ini, seperti :

–          Rayon PE (Polyester), Rayon PE (Polyester) adalah bahan yang dibuat dari campuran antara serat polyester dan serat rayon. Rayon PE (Polyester) ini harganya akan semakin murah bila kandungan serat polyester di dalamnya semakin tinggi.

Ini juga sekaligus menunjukkan bahwa kualitasnya buruk dengan karakteristiknya adalah mudah robek, agak kasar, dan tidak nyaman saat dipakai.

–          Rayon Jersey, Rayon Jersey adalah bahan rayon yang dibuat dari percampuran antara benang dari serat jersey dan benang dari serat rayon.

–          Rayon Spandek, Rayon Spandek adalah bahan rayon yang teksturnya lembut, sifatnya fleksibel, dan gampang untuk direnggangkan. Hal itu lah yang menyebabkan bahan rayon yang satu ini juga biasa dijadikan jilbab, kaos, serta pakaian olahraga

–          Rayon Crinkle, Rayon Crinkle merupakan bahan rayon yang permukaannya tidak rata dan berkerut layaknya kulit jeruk. Ciri-ciri jenis bahan rayon satu ini adalah lembut, dingin, tidak terlalu tebal, dan juga tidak terlalu tipis.

Bahan rayon ini adalah salah satu bahan yang banyak digunakan di seluruh dunia, terutama dijadikan sebagai pakaian. Hal ini tidak lain karena bahan rayon memiliki beberapa kelebihan seperti yang ada di bawah ini:

–          Daya serap tinggi, Kelebihan bahan rayon yang pertama adalah daya serapnya yang tinggi. Karena daya serap yang tinggi inilah anda bisa menjatuhkan pilihan padanya apabila anda merupakan tipe seseorang yang selalu menghasilkan keringat berlebih.

–          Lembut, Kelebihan lain yang dimiliki oleh bahan rayon adalah lembut. Inilah kenapa banyak orang yang suka menggunakan bahan ini sebagai pakaian, mukena, atau yang lainnya. Tekstur nya yang lembut membuat potensi menimbulkan luka pada kulit hampir tidak ada.

–          Harganya murah, anda bisa dengan mudah menemukan bahan rayon ini. Tak hanya mudah saja, anda pun tidak perlu mengeluarkan uang yang terlalu banyak untuk mendapatkannya, karena harganya cukup terjangkau.

–          Terdiri dari berbagai warna, Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahan rayon ini termasuk bahan yang mudah untuk diwarnai. Makanya tidak heran bila banyak sekali bahan rayon beraneka warna di luaran sana.

Selain itu, bahan rayon ini sifatnya juga mudah untuk menyerap warna, sehingga bahan ini sering hadir dengan warna-warna yang cerah.

–          Terdiri dari Beberapa Varian, Kelebihan bahan rayon yang lainnya adalah terdiri dari beberapa varian yaitu rayon PE (Polyester), rayon jersey dan rayon spandek.

Sumber :

https://gamisjilbabsyari.com/inilah-bahan-kain-rayon-karakteristik-dan-jenis-jenisnya

https://supplierpeci.com/bahan-rayon/

https://www.bahankain.com/2013/04/17/pengertian-rayon-dan-proses-pembuatan

, , , , , , , , , , , , , , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *